Bayar dimuka

0
336

Mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin dan sulit ditembus, lakukanlah bayar dimuka dengan sedekah. Bersedekah itu ibarat kita memberi pinjaman kepada Allah. “Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan” (QS Al-Baqarah [2]:245).

 

Orang yang kaya harus memberikan nafkah sesuai kemampuannya, dan orang yang miskin tetap diharuskan memberi nafkah dari harta yang diberikan. Jangan lagi berkata, ‘sedekah sedikit saja, yang penting ikhlas’.Mengapa kita bersedekah recehan, atau menafkahkan sekedarnya saja? Seperti Allah itu miskin, sehingga tidak mampu membalas sedekah kita?

 

“Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (QS At-Talaq [65]:7).

 

Allah akan memberi ganjaran 700xbagi siapa yang Dia kehendaki.“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui” (QS Al-Baqarah [2]:261).

 

Memberi itu jangan dipilih-pilih, jangan memberi sesuatu yang buruk, yang bahkan kita sendiri pun tidak mau memanfaatkan nya. “Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji” (QS Al-Baqarah [2]:267).

 

Namun yang harus diingat, yang sunnah jangan sampai mengalahkan yang wajib. Jangan karena ingin membayar dimuka dengan sedekah, lalu kita mengabaikan kewajiban, itu zalim namanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here