Doa & Pertolongan

0
385

Jika 100% yakin kepada Allah SWT, maka setiap kita mempunyai keinginan, sepanjang keinginan itu baik dan membawa manfaat, maka mintalah kepada Allah, apa pun itu, “… Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu …” (QS Gafir [40]:60). Yakinlah akan kekuatan doa kita.

 

Bermohonlah pada Allahhanya untuk sesuatu yang hakikatnya pasti baik! “… jangan engkau memohon kepada-Ku sesuatu yang engkau tidak mengetahui (hakikatnya) …” (QS Hud [11]:46).

 

Ingatlah, nasib tidak akan berubah, jika kita sendiri tidak merubah nya. Dengan demikian kita lah yang harus bertanggung-jawab atas kehidupan kita sendiri. Untuk itulah, mengapa kita harus meminta, agar kita tahu apa yang kita butuhkan dan bertanggung-jawab atas kehidupan kita. Ingat, hanya kepada Allah lah tempat kita meminta.

 

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”(QS Al-Baqarah [2]:186).

 

Berbeda dengan nasib, ada juga yang disebut dengan takdir. Jika kita ingat rukun Iman yang keenam, “percaya kepada takdir baik dan takdir buruk”, maka hakekatnya takdir merupakan manifestasi dari jalan hidup yang kita pilih. Apabila kita memilih jalan yang buruk, maka kita akan menerima takdir yang buruk, demikian sebaliknya. Jangan menyalahkan siapa-siapa, apalagi sampai menyalahkan Allah. Bukankah manusia diberikan kebebasan memilih, dan hidup ini adalah pilihan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here