ROI Human Capital

0
444

ROI (Return on Investment) of Human Capital, apakah sudah diukur atau belum ?

Apa saja yang sudah pernah Anda ukur berkaitan dengan ROI ?
Dalam teori ekonomi abad 19 mengatakan bahwa, “Only the investment of capital assests can increase the productivity of labor”. Benarkah demikian dan apakah anda mengenal assest itu? Dua aspek dari Human Capital yaitu Economic dan Spritual, mereka harus Anda capture dengan baik.

Lalu apa yang anda ukur dari Human Capital? Langkah awal anda, coba ukur Human Capital Revenue Factor (HCRF) yaitu Revenue per Employee, lihat trendnya secara periodik, kemudian sasar dengan mengukur Human Economic Value Added (HEVA) untuk melihat apakah Management sudah melakukan tindakan secara ekonomis. Tentu Anda harus paham Laba setelah Pajak dikurangi dengan Biaya Modal (COC) dan Human Capital Cost Factor (HCCF), yaitu melihat empat prinsip Human Capital Cost, yaitu: pay and benefit costs per employees, pay costs for contingent, the cost of absenteism, and the cost of turnover. Tentu juga perlu diukur Human Capital Value (HCVA). Masih ada yang perlu di ukur? Ya, tentu bisa juga diukur Human Capital Market Value (HCMV) yaitu dengan membandingkan selisih market value dan book value dengan Full Time Equivalent (FTE). CONTOH: kalau Anda punya Karyawan 50 orang bekerja paruh waktu atau bekerja tidak penuh waktu alias tidak efektif bekerja, maka FTE adalah 25 orang namun head count Anda tetap 50 orang.

Apakah Anda sudah sampai ke level ini untuk melakukan pengukuran sebagai praktisi Human Capital?

Selamat berjuang dengan pengukuran ROI dari para praktisi Human Capital bukan Human Resources atau Personnel Admin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here